Example 728x250
BeritaDaerahDPRDDPRD BoalemoHukumKriminalPeristiwa

Penyidikan Perdis DPRD Boalemo Menguat, Kejari Intensifkan Pemeriksaan Terhadap Pegawai Setwan

60
×

Penyidikan Perdis DPRD Boalemo Menguat, Kejari Intensifkan Pemeriksaan Terhadap Pegawai Setwan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Pemeriksaan Pegawai Sekretariat Dewan DPRD Boalemo oleh Kejaksaan Negeri Boalemo
Ilustrasi Pemeriksaan Pegawai Sekretariat Dewan DPRD Boalemo oleh Kejaksaan Negeri Boalemo

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Penyidikan dugaan korupsi perjalanan dinas (Perdis) fiktif di DPRD Kabupaten Boalemo kian menguat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo intensif melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai Sekretariat Dewan (Setwan).

Senin, 8 September 2025, tiga pegawai Setwan Boalemo diperiksa penyidik Kejari. Mereka yakni Kabag Legislasi Irma Dai, Bendahara Rahman Iyabu, serta staf Setwan Ano Potale.

Baca Juga: Perdis Fiktif Terindikasi Skema Berulang, Siapa Otak Dibalik Dugaan Korupsi DPRD Boalemo ?

Berdasarkan pantauan, ketiganya tiba dikantor Kejari Boalemo sekitar pukul 09.00 WITA. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendalami indikasi adanya praktik perjalanan dinas fiktif di DPRD Boalemo pada tahun anggaran 2020 hingga 2022.

Seperti diketahui, ditahun tersebut, Indonesia menjadi salah satu Negara yang terdampak pandemi COVID-19. Guna memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19, Pemerintah pun mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan dinas, apalagi sampai ke luar daerah.

Namun belakangan diketahui, bahwa di tengah penyebaran Pandemi COVID-19, DPRD Boalemo tercatat melakukan perjalanan dinas hingga ke sejumlah daerah di luar Provinsi Gorontalo.

Baca Juga: Tak Gentar Tekanan Politik, Kejari Boalemo Tegaskan Tidak Punya Beban Ungkap Dugaan Skandal Perdis DPRD

Terkait kasus ini, sebelumnya Kepala Kejari Boalemo, Nurul Anwar Nurul mengungkapkan bahwa Kejaksaan Negeri Boalemo terus bergerak mengumpulkan bukti-bukti kasus dugaan korupsi perjalanan dinas DPRD Boalemo tahun 2020 – 2022.

“Tim kami akan memperkuat alat bukti dengan mengunjungi TKP yang diduga terjadi nuansanya manipulatif, sehingga berindikasi tindak pindana korupsi terkait dana perjalanan dinas,” ucap Kejari Boalemo, Nurul Anwar.

Bahkan Nurul Anwar membeberkan sejumlah tempat yang sudah dikunjungi oleh tim dari Kejakaan Negeri Boalemo, guna memastikan adanya perjalanan dinas yang dilakukan oleh anggota DPRD kabupaten Boalemo.

“Kami sudah mendatangi tempat kunjungan, seperti Manado, Makassar, Bandung dan Jogja, tinggal memperkuat dokumentasi yang ada disana benar tidaknya terkait kunjungan perjalanan dinas DPRD Boalemo,” beber Nurul Anwar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *