Example 728x250
BeritaDaerahDPRDDPRD Provinsi GorontaloPemda Boalemo

PJS Gorontalo Ingatkan PWI: Pers Harus Independen, Bukan Alat Pembenaran

64
×

PJS Gorontalo Ingatkan PWI: Pers Harus Independen, Bukan Alat Pembenaran

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PJS Gorontalo, Jhojo Rumampuk.
Ketua DPD PJS Gorontalo, Jhojo Rumampuk.

ETNIK MEDIA.ID, GORONTALO – Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Gorontalo mengingatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gorontalo agar tetap menjaga independensi dan tidak terkesan menjadi alat pembenaran pihak tertentu dalam menyikapi kasus yang menyeret anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu.

Ketua DPD PJS Gorontalo, Jhojo Rumampuk, menilai statemen PWI terkait kasus Wahyudin Moridu tidak objektif. Menurutnya, PWI hanya menyoroti dugaan pemerasan wartawan, tanpa melihat bukti lain yang justru menunjukkan bahwa Wahyudin Moridu kerap menghubungi dan menjanjikan sesuatu kepada pihak tertentu.

Baca Juga: Desakan Supervisi Menguat, Kejati Gorontalo Didorong Kawal Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo

“Seharusnya PWI dalam mengeluarkan statemen harus objektif, jangan hanya melihat persoalan dari satu sisi saja. Berdasarkan bukti chat yang ditampilkan, justru Wahyudin Moridu yang selalu menghubungi dan menjanjikan. Namun sayangnya, PWI langsung menyimpulkan berdasarkan keterangan sepihak,” tegas Jhojo, Minggu 21 September 2025.

Ia menambahkan, setiap warga negara memiliki hak membela diri, termasuk Wahyudin Moridu. Namun, organisasi kewartawanan, kata Jhojo, seharusnya mengambil sikap proporsional dengan melakukan identifikasi kasus secara menyeluruh.

Baca Juga: Kapus Bongo Nol: Kualitas Air Berperan Penting dalam Pemulihan Balita Bermasalah Gizi

“Kita tidak bisa memungkiri, mungkin saja saat ini Wahyudin Moridu tengah menggunakan haknya untuk membela diri. Akan tetapi, sebagai organisasi kewartawanan, mari kita melihat dan melakukan identifikasi kasus secara objektif, bukan secara subjektif,” ujarnya.

Ditegaskan Jhojo, pers adalah pilar demokrasi, sehingga independensi, objektivitas, dan profesionalisme harus dijaga.

“PJS Gorontalo menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi kewartawanan. Jangan sampai marwah organisasi kewartawanan justru ternodai karena keberpihakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *