ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Langkah berani tengah ditempuh oleh pelaksana operasional BUMDes Botumoito. Dengan tekad kuat membawa perubahan, pengurus bumdes yang belum lama dibentuk ini, memulai gerakan pembenahan besar-besaran ditubuh BUMDes yang selama ini dinilai kurang optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai badan usaha milik desa.
Ketua Bumdes Botumoito, melalui Sekretaris Bumdes Botumoito, Jefri Adipu, menyampaikan bahwa dengan bekal semangat transparansi dan profesionalitas, dirinya langsung melakukan inventarisasi seluruh aset BUMDes sebagai langkah awal penataan.
Seluruh aset yang selama ini tersebar kini dikumpulkan sementara dikediamannya, bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi semata-mata demi memastikan semua aset terdata dengan jelas dan dapat diketahui kondisi serta kelayakannya.
Baca Juga: Menyentuh Hati! Relawan GOROBA Belajar Bahasa Isyarat Demi Pahami Dunia Tuli
“Kalau BUMDes mau maju, kita harus mulai dari hal paling mendasar, menertibkan aset. Semua harus jelas, terdata, dan diketahui nilainya. Tanpa itu, kita tidak bisa bicara tentang kemajuan,” tegas Jefri kepada Etnik Media.Id, Kamis 9 Oktober 2025.
Namun, dibalik langkah positif tersebut, muncul gelombang perlawanan yang seolah tak nyaman dengan perubahan yang mulai dijalankan. Isu dan penilaian miring terhadap langkah pembenahan ini pun sempat bermunculan, seolah upaya inventarisasi yang dilakukan adalah bentuk pengambilalihan sepihak.
Menanggapi hal itu, Jefri dengan tenang menegaskan bahwa apa yang dilakukan semata-mata untuk kepentingan lembaga dan kemajuan desa, bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Ia menilai, perubahan yang sesungguhnya memang sering kali tidak disukai oleh mereka yang merasa nyaman dengan keadaan lama.
“Saya tidak sedang mencari musuh, saya hanya ingin BUMDes ini berjalan sebagaimana mestinya, sebagai badan usaha yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kalau ada yang tidak sejalan, mungkin karena belum memahami arah yang ingin kita capai,” ucap Jefri tegas.
Baca Juga: Sinergi Pemda dan Muhammadiyah, Bukti Nyata Kepedulian Sosial di Boalemo
Ia pun berharap agar seluruh pihak ditingkat desa dapat menanggalkan kepentingan pribadi dan ikut mendukung langkah-langkah pembenahan yang sedang dijalankan. Dukungan pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan lembaga desa sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap BUMDes.
“Jangan kita halangi upaya perbaikan hanya karena ego atau ketidaksukaan pribadi. BUMDes ini milik desa, bukan milik individu. Kalau dikelola dengan benar, hasilnya akan kembali untuk masyarakat,” ujarnya dengan nada tegas.
Kini, Sekretaris BUMDes Botumoito terus melangkah dengan konsistensi. Setelah seluruh aset selesai diinventarisir, pihaknya berencana membentuk penanggung jawab disetiap unit usaha, agar pengelolaan menjadi lebih fokus dan akuntabel.
Baca Juga: Ironi Penegakan Hukum, Excavator Tambang Ilegal Merajalela di Dengilo
Langkahnya mungkin tidak selalu diterima dengan tangan terbuka, tetapi semangat pembenahan yang ia bawa menjadi tanda bahwa BUMDes Botumoito sedang menuju arah baru, arah yang lebih transparan, profesional, dan berpihak pada kemajuan desa.












