Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahPemda Boalemo

Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif, Wabup Lahmudin Buka Sosialisasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah

26
×

Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif, Wabup Lahmudin Buka Sosialisasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah

Sebarkan artikel ini
Agenda Sosialisasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Grand Amalia Hotel, Kamis 11 September 2025.
Agenda Sosialisasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Grand Amalia Hotel, Kamis 11 September 2025.

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kabupaten Boalemo berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mewujudkan pemerataan akses belajar bagi seluruh anak. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkab Boalemo menggelar Sosialisasi dan Validasi Data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Grand Amalia Hotel, Kamis 11 September 2025.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Irwan Dai, Kepala Bidang Dikdas Daud Dukalang, serta para operator sekolah dan desa yang menjadi ujung tombak pengumpulan data ATS di lapangan.

Dalam sambutannya, Wabup Lahmudin menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama bagi penyusunan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran. Ia meminta seluruh operator sekolah dan desa untuk bekerja secara sinergis, agar data yang dihimpun benar-benar mencerminkan kondisi riil anak tidak sekolah di Boalemo.

Baca Juga: Truk Pengangkut Pasir “Terbalik” di Jalur Mananggu, Polisi Imbau Sopir Waspadai Overload

“Pemerintah sangat membutuhkan data yang valid, karena program ke depan akan sejalan dengan visi dan misi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Operator sekolah dan desa memegang peran vital dalam menyediakan data yang akurat,” ujar Lahmudin.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak terkait untuk bekerja maksimal dalam proses validasi data agar tidak terjadi kekeliruan yang dapat mempengaruhi arah kebijakan pendidikan daerah. Ia menekankan bahwa upaya menuntaskan permasalahan anak tidak sekolah memerlukan kerjasama lintas sektor dan tanggung jawab bersama.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo berkomitmen memastikan hasil validasi ini menjadi dasar dalam perumusan program intervensi pendidikan yang lebih efektif, terutama dalam menekan angka anak putus sekolah dan memperluas akses pendidikan yang inklusif.

Baca Juga: Tak Gentar Dihalang, Langkah Pembenahan Aset Bumdes Botumoito Tetap Jalan Terus

Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Drs. H. Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmudin Hambali yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan sumber daya manusia daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Boalemo menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak dan tanggung jawab bersama untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari bangku sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *