Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahPemda Boalemo

Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Boalemo Perkuat Sinergi dengan KPAI

4
×

Wujudkan Kabupaten Layak Anak, Pemkab Boalemo Perkuat Sinergi dengan KPAI

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), memperkuat sinergi dengan Komisi Perlindungan Anak Republik Indonesia (KPAI) dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Gus Ari Adi Laksono di Pondok Pesantren Darul Madinah, Kecamatan Wonosari, Selasa 28 April 2026.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya di satuan pendidikan berbasis keagamaan.

Kegiatan tersebut turut disaksikan perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui staf ahli gubernur serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan perlindungan anak di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo, Robert Pauweni menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Penandatanganan MoU ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam mencegah kekerasan terhadap anak di satuan pendidikan. Kami berharap seluruh elemen dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” beber Robert.

Dijelaskan Kadis Robert, penetapan Pondok Pesantren Darul Madinah sebagai pesantren layak anak diharapkan dapat menjadi percontohan bagi lembaga pendidikan lainnya di Kabupaten Boalemo dalam menerapkan prinsip-prinsip perlindungan anak.

Pemerintah Kabupaten Boalemo, lanjut Robert, terus berikhtiar memperkuat berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak sebagai bagian dari target meraih predikat Kabupaten Layak Anak.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga perlindungan anak, serta institusi pendidikan, diharapkan tercipta lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak serta melahirkan generasi yang terlindungi, berdaya, dan berkualitas sebagai penerus pembangunan daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *