ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Aktivitas alat berat yang keluar masuk wilayah Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Boalemo kembali memantik perhatian publik.
Sejumlah warga mengaku kerap melihat ekskavator silih berganti melintas di jalan desa tersebut terutama pada malam hari, sehingga menimbulkan dugaan adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan sekitar.
Informasi yang dihimpun bahwa alat berat tersebut diduga menuju arah kawasan yang selama ini dikaitkan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).
Menurut kepala Desa Sari Tani, Arlin Arifin Luneto, informasi yang ia terima setidaknya ada empat alat berat, dan belakangan ini dikabarkan bertambah satu unit lagi.
“Belum saya tahu jelas. Cuma saya dapat info ada empat alat, terus terakhir ini ada lagi satu alat. Sebelumnya saya sudah sampaikan ke mereka tidak usah banyak ke sana, tapi tetap mereka ke sana,” tuturnya.
Berkaitan dengan itu, Kapolsek Wonosari Julkifli Saeng saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp enggan memberikan komentar lebih.
“Insya Allah nanti ketemu,” singkatnya kepada Etnik Media.Id, Sabtu 29 November 2025.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian terkait keluar masuk alat berat jenis ekscavator di wilayah Saritani.












