Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahNasionalPemda Boalemo

Andi F. Hurudji: Penurunan Harga Pupuk Bukti Pemerintah Hadir Untuk Petani

223
×

Andi F. Hurudji: Penurunan Harga Pupuk Bukti Pemerintah Hadir Untuk Petani

Sebarkan artikel ini

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Boalemo mengapresiasi keputusan pemerintah pusat melalui Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi sebesar 20 persen.

Kebijakan yang berlaku per tanggal 22 Oktober 2025 ini diatur melalui Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Pertanian Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 tentang Jenis, Harga Eceran Tertinggi dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2025.

Harga pupuk subsidi jenis urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per Kilogram (Kg), NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840 per Kg, NPK Kakao turun dari Rp3.300 menjadi Rp2.640 per Kg, ZA khusus tebu dari Rp1.700 menjadi Rp1.360 per Kg dan pupuk organik dari Rp800 menjadi Rp640 per Kg.

Baca Juga: Anas Jusuf, Wakil Rakyat yang Dekat dengan Petani dan Pelaku UMKM Boalemo-Pohuwato

Adanya penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen tentu akan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani. Karena biaya kebutuhan pupuk akan berkurang.

Pupuk subsidi jenis urea sebelumnya sebesar Rp112.500 turun menjadi Rp90.000 per sak kemasan 50 Kg. Sedangkan NPK sebesar Rp115.000 turun menjadi Rp92.000 per sak kemasan 50 Kg, NPK untuk Kakao dari Rp165.000 turun menjadi 132.000, ZA Rp85.000 turun menjadi Rp68.000, dan terakhir pupuk organik yang sebelumnya Rp40.000 turun menjadi Rp32.000.

Baca Juga: Harga Pupuk Subsidi Turun, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Boalemo Apresiasi Kebijakan Pemerintah

“Kebijakan ini merupakan angin segar bagi petani Boalemo. Saat harga pupuk subsidi turun, tentu berdampak besar bagi petani, keuntungan petani menjadi lebih baik. Ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memastikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Andi Faisal Hurudji, Kamis 23 Oktober 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *