Example 728x250
BeritaDaerah

Dibawah Kepemimpinan Risden Pakaya, Pemdes Tapadaa Sukses Satukan Warga Lewat Festival Ketupat 2026

4
×

Dibawah Kepemimpinan Risden Pakaya, Pemdes Tapadaa Sukses Satukan Warga Lewat Festival Ketupat 2026

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Kepemimpinan Kepala Desa Tapadaa, Risden Pakaya, dinilai berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam pelaksanaan Festival Semarak Ketupat dan Hiburan Rakyat tahun 2026 yang berlangsung meriah dan partisipatif.

Sejak tahap perencanaan, Pemerintah Desa Tapadaa mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan melibatkan masyarakat, khususnya warga pesisir dan nelayan, dalam proses pengambilan keputusan. Dua minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri, pemerintah desa bersama panitia telah menggelar rapat terbuka yang menghasilkan dukungan luas dari masyarakat.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mereka tidak hanya hadir dalam rapat, tetapi juga berkontribusi dalam bentuk tenaga, sumbangan, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan,” ujar Kades Risden dalam sambutannya, Sabtu 28 Maret 2026.

Baca Juga: Karang Taruna Tapadaa Tampil sebagai Motor Penggerak Suksesnya Festival Semarak Ketupat 2026

Pendekatan tersebut terbukti efektif dalam membangun rasa memiliki terhadap kegiatan, sekaligus memastikan seluruh rangkaian festival berjalan sesuai harapan. Pemerintah desa tidak bekerja secara sepihak, melainkan membuka ruang partisipasi aktif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peran pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna yang berada di wilayah Kecamatan Botumoito juga menjadi faktor penting dalam menyukseskan kegiatan. Dari tahap persiapan hingga pelaksanaan, Karang Taruna terlibat langsung dalam pengelolaan teknis, pengamanan fasilitas, hingga pengaturan jalannya kegiatan.

“Karang Taruna menjadi ujung tombak di lapangan. Mereka memastikan semua fasilitas siap, aman, dan kegiatan berjalan tertib,” kata Kades Risden.

Selain itu, panitia pelaksana mendapat apresiasi atas kerja kerasnya dalam mengorganisir kegiatan secara maksimal. Dukungan tokoh masyarakat, termasuk warga yang memfasilitasi tempat rapat, juga menjadi bagian dari kekuatan kolektif yang dibangun selama proses persiapan.

Baca Juga: Puji Kolaborasi Pemuda di Botumoito, Wabup Lahmuddin Dorong Penguatan Organisasi Kepemudaan

Kepemimpinan Risden Pakaya juga terlihat dalam kemampuannya membangun komunikasi lintas pihak. Pemerintah desa secara aktif berkoordinasi dengan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ir. H. Anas Jusuf, M.Si., yang turut memberikan dukungan pemikiran dan kontribusi sejak awal. Sinergi antar desa pun terbangun melalui dukungan dari Pemerintah Desa Bolihutuo.

Dari sisi keamanan, koordinasi intensif dilakukan bersama pihak kepolisian. Kapolsek Botumoito, IPDA Syarifuddin M. S.Sos., S.M., turut mendampingi jalannya kegiatan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Sebagai penutup, Festival Semarak Ketupat dimeriahkan dengan hiburan rakyat yang menghadirkan DJ Vamelia, yang disambut antusias oleh masyarakat. Agenda tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ir. H. Anas Jusuf, M.Si., Camat Botumoito, Nurhalim Iyabu, S.Ap., Kapolsek Botumoito, IPDA Syarifuddin M. S.Sos., S.M., Kepala Desa Bolihutuo, Mirwan Hasan, S.Pd, Pemerhati Pemuda Kecamatan Botumoito, Bung Mius, serta pemuda Karang Taruna se-Kecamatan Botumoito.

Meski berlangsung sukses, Pemerintah Desa Tapadaa tetap menyampaikan evaluasi terbuka. Kades Risden mengakui adanya kekurangan dalam pelaksanaan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Sebagai manusia biasa, kami tidak luput dari kekhilafan. Untuk itu kami memohon maaf atas segala kekurangan selama kegiatan berlangsung,” tutupnya.

Festival Semarak Ketupat tahun 2026 menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif mampu memperkuat solidaritas sosial, sekaligus menjaga tradisi budaya masyarakat pesisir di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *