ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kabupaten Boalemo menunjukkan keseriusan penuh dalam merombak tata kelola pelayanan publik guna mencapai target pembangunan di paruh kedua tahun ini.
Memasuki pertengahan tahun 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo, Prof. Dr. Ir. Nurdin Baderan, memimpin langsung Apel Kerja Awal Bulan di Alun-Alun Kota Tilamuta pada Senin 8 Juni 2026.
Dalam arahannya, Sekda Nurdin menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antar-instansi serta menggenjot empat sektor strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Prof. Nurdin menekankan bahwa pencapaian target pembangunan sisa tahun anggaran harus ditopang oleh adopsi teknologi digital. Dirinya menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN untuk segera melek digital demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan akuntabel.
“Digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, tetapi telah menjadi kebutuhan. Melalui sistem digital dan transaksi non-tunai, kita dapat membangun tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan akuntabel,” beber Prof. Nurdin.
Guna memastikan roda pemerintahan berjalan optimal, Sekda Nurdin menitipkan pesan strategis kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mendukung penuh implementasi aplikasi transaksi non-tunai.
Sistem ini dinilai sangat efektif untuk memodernisasi layanan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan. Selain itu, budaya kerja sektoral harus ditinggalkan dan digantikan dengan sinergi yang kuat antar-OPD agar pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
Sebagai langkah konkret, Pemda Boalemo menetapkan empat sektor prioritas yang menjadi fokus utama alokasi dana dan program kerja hingga akhir tahun anggaran 2026:
- Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Mempercepat proses administrasi dan mutu layanan dasar bagi masyarakat.
- Penguatan Ekonomi & Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem: Memberdayakan UMKM lokal dan memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
- Pendidikan dan Kesehatan: Memperluas akses serta meningkatkan mutu fasilitas layanan dasar masyarakat.
- Ketahanan Pangan & Infrastruktur Berkelanjutan: Menjaga stabilitas pasokan pangan serta melanjutkan pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas desa.
Di samping fokus pada empat sektor tersebut, Pemkab Boalemo juga mengantisipasi potensi bencana melalui perluasan program Desa Tangguh Bencana serta mendorong seluruh OPD untuk terus melahirkan inovasi pelayanan publik yang prima.
Melalui instruksi tegas ini, Pemkab Boalemo optimis seluruh program prioritas dapat terealisasi secara maksimal demi mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berorientasi penuh pada kepentingan rakyat.












