ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – UPTD Puskesmas Bongo Nol terus berupaya memperkuat mutu pelayanan kesehatan masyarakat melalui Mini Lokakarya (Minlok) lintas program yang digelar pada Selasa 30 September 2025. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh staf puskesmas tersebut dijadikan sebagai forum koordinasi rutin dalam menyatukan langkah dan strategi pelayanan kesehatan.
Kepada Etnik Media.Id, Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., menyampaikan bahwa Minlok bulanan menjadi ruang penting untuk membahas perencanaan kegiatan kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat.
“Hari ini kita membicarakan sejumlah agenda prioritas, mulai dari program imunisasi, penanggulangan penyakit menular seperti TB, kusta, dan malaria, hingga aspek kesehatan lingkungan. Semua ini adalah bentuk tanggung jawab kita dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal,” ungkapnya.
Dijelaskan Kapus Yusna, rapat Minlok juga menyoroti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah yang hingga saat ini telah mencapai angka 80 persen. Capaian tersebut menurut Kepala Puskesmas menjadi bukti nyata keseriusan seluruh tenaga kesehatan di Bongo Nol dalam melaksanakan pelayanan promotif dan preventif.
“CKG bukan sekadar pemeriksaan rutin, tetapi juga upaya deteksi dini agar anak-anak kita tetap sehat dan terpantau perkembangannya. Meskipun capaian 80 persen, namun tentu kita harus terus berusaha agar bisa mencapai 100 persen,” tegasnya.
Dirinya pun menambahkan, sinergi antarprogram diinternal puskesmas merupakan kunci keberhasilan.
“Kekuatan kita adalah kebersamaan. Dengan soliditas tim, setiap program kesehatan mulai dari imunisasi, gizi, KIA, hingga promosi kesehatan, akan lebih terintegrasi dan hasilnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan Minlok ini, UPTD Puskesmas Bongo Nol meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terukur, dan merata, terutama bagi generasi muda sebagai investasi kesehatan masa depan.












