Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahKesehatanPemda Boalemo

Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Bongo Nol Laksanakan Skrining Terintegrasi di Desa Bualo

24
×

Jaga Kesehatan Masyarakat, Puskesmas Bongo Nol Laksanakan Skrining Terintegrasi di Desa Bualo

Sebarkan artikel ini
Pihak UPTD Puskesmas Bongo Nol menggelar kegiatan skrining kesehatan terintegrasi yang menyasar berbagai kelompok usia. Lokasi dilaksanakannya giat ini bertempat di Posyandu Mawar, Desa Bualo, Rabu, 17 September 2025.
Pihak UPTD Puskesmas Bongo Nol menggelar kegiatan skrining kesehatan terintegrasi yang menyasar berbagai kelompok usia. Lokasi dilaksanakannya giat ini bertempat di Posyandu Mawar, Desa Bualo, Rabu, 17 September 2025.

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesehatan masyarakat, pihak UPTD Puskesmas Bongo Nol menggelar kegiatan skrining kesehatan terintegrasi yang menyasar berbagai kelompok usia. Lokasi dilaksanakannya giat ini bertempat di Posyandu Mawar, Desa Bualo.

“Kami melaksanakan skrining kesehatan untuk usia produktif, lansia, ibu hamil, serta bayi dan balita secara terintegrasi. Tujuannya adalah untuk mendeteksi secara dini potensi masalah kesehatan pada setiap kelompok, sehingga bisa segera ditindaklanjuti sebelum menimbulkan komplikasi,” ujar Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., Rabu, 17 September 2025,

Ia menjelaskan, skrining yang dilakukan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta status gizi pada kelompok usia produktif dan lansia.

“Untuk usia produktif dan lansia, kami fokus pada deteksi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. Sementara untuk ibu hamil, dilakukan pemeriksaan kehamilan standar, termasuk pemantauan tekanan darah, status gizi, serta kondisi janin. Sedangkan pada bayi dan balita, kami memantau pertumbuhan dan perkembangan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, serta status gizi,” terang Kapus Yusna.

Menurutnya, giat terintegrasi ini merupakan bentuk pendekatan holistik yang dilakukan Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, serta pemenuhan gizi seimbang. Edukasi ini menyasar seluruh lapisan masyarakat agar kesadaran kesehatan terus meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak bisa hanya bertumpu pada tenaga medis, melainkan juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat.

“Kami berharap masyarakat Desa Bualo dan sekitarnya terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan posyandu. Dengan keteraturan dalam pemeriksaan kesehatan, baik ibu hamil, balita, maupun lansia bisa terpantau kesehatannya dengan baik,” pungkas Kapus Yusna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *