Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahKesehatanPemda Boalemo

Komitmen Kendalikan Penyakit Menular, Puskesmas Bongo Nol Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Malaria

24
×

Komitmen Kendalikan Penyakit Menular, Puskesmas Bongo Nol Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Malaria

Sebarkan artikel ini
Pihak Puskesmas Bongo Nol tengah melakukan giat penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilaksanakan di Desa Huwongo dan Desa Bongo Nol, Kamis 11 September 2025.
Pihak Puskesmas Bongo Nol tengah melakukan giat penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilaksanakan di Desa Huwongo dan Desa Bongo Nol, Kamis 11 September 2025.

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., menegaskan komitmen pihaknya dalam pengendalian penyakit menular, khususnya malaria, melalui giat penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilaksanakan di Desa Huwongo dan Desa Bongo Nol.

“Malaria merupakan penyakit menular yang harus diwaspadai bersama karena dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat. Ketika ditemukan laporan kasus, kami dari Puskesmas wajib melakukan penyelidikan epidemiologi untuk memastikan sumber penularan sekaligus mencegah penyebaran lebih lanjut,” ujar Kapus Yusna, Kamis 11 September 2025,

Ia menjelaskan, penyelidikan epidemiologi dilakukan dengan langkah normatif sesuai standar, antara lain wawancara kepada pasien dan keluarga, pemeriksaan lingkungan sekitar, serta pengambilan sampel darah bila diperlukan.

“Kami melakukan pemeriksaan jentik nyamuk disekitar rumah, menilai faktor risiko lingkungan seperti genangan air, serta memastikan apakah ada anggota keluarga lain yang menunjukkan gejala serupa. Semua ini dilakukan agar penularan dapat segera diputus,” ungkap Kapus Yusna.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan bahwa kegiatan PE juga disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan malaria.

“Kami memberikan penyuluhan agar masyarakat membiasakan diri tidur menggunakan kelambu berinsektisida, menjaga kebersihan lingkungan, menutup atau mengeringkan genangan air, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam disertai menggigil. Pencegahan menjadi kunci utama,” kata Kapus Yusna.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Puskesmas Bongo Nol dalam melindungi kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Desa Huwongo maupun Desa Bongo Nol mendapat perlindungan yang maksimal. Dengan deteksi dini, pemeriksaan lapangan, dan edukasi berkelanjutan, kami optimis kasus malaria bisa ditekan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *