ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada Pemuda Muhammadiyah dan Lazismu (Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sadaqah Muhammadiyah) atas pelaksanaan kegiatan sunatan massal dengan metode modern yang digelar di SMP Negeri 5 Satu Atap, Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito.
Kegiatan sosial yang menggunakan teknologi sunat tanpa darah dan minim rasa sakit itu dinilai menjadi bentuk nyata kontribusi organisasi kepemudaan terhadap masyarakat.
Dalam sambutannya, Lahmudin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo selalu mendukung gerakan-gerakan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Wujud Kepedulian, 200 Lansia dan Janda di Dulupi Terima Bantuan Beras
Dirinya menyebut Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi yang konsisten, aktif, dan mampu menghadirkan manfaat besar.
“Pemuda Muhammadiyah di Boalemo ini eksistensinya dalam kegiatan-kegiatan sosial sangat kuat. Kegiatannya melebar ke mana-mana. Kontribusinya besar, serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Boalemo pasti mendukung terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini,” ujar Lahmudin, disela-sela sambutannya pada agenda Khitanan Masal dan Pembagian Sembako dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional, Minggu 23 November 2025.
Lahmudin membandingkan pengalaman pribadinya saat menjalani sunat tradisional di masa lalu dengan metode modern yang kini digunakan. Ia menilai perkembangan medis saat ini sangat membantu anak-anak karena prosesnya cepat, bersih, dan tidak menimbulkan ketakutan.
“Kalau dulu kita harus tinggal di kamar berhari-hari, sekarang anak-anak bisa langsung berjalan seperti biasa. Tidak ada darah, tidak ada rasa sakit. Ini kemajuan yang harus kita syukuri,” beber Lahmudin.
Lamhudin pun tak lupa menyoroti capaian program sunatan massal Pemuda Muhammadiyah bersama LAZISMU, yang telah menjangkau sekitar 7.000 anak, namun masih perlu diperkuat di Boalemo yang baru mencapai kisaran 300 peserta.
Lahmudin berharap kegiatan tersebut terus digalakkan sebagai bentuk pelayanan sosial yang strategis, sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan murah, aman, dan profesional.
“Kita harus terus bekerja sama. Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Pemuda Muhammadiyah sudah membuktikan bahwa kegiatan sosial bisa dilakukan dengan baik, modern, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.












