Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahKesehatanPemda Boalemo

Lewat Kick Off PKG,Kapus Yusna Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Sejak Dini

22
×

Lewat Kick Off PKG,Kapus Yusna Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – UPTD Puskesmas Bongo Nol menggelar agenda “Kick Off Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)” yang bertempat di SDN 16 Paguyaman. Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sejak dini melalui identifikasi faktor risiko, deteksi kondisi pra penyakit, dan deteksi penyakit lebih awal.

​Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., menjelaskan bahwa program ini mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak usia prasekolah, anak usia sekolah dan remaja, hingga dewasa dan lansia.

Menurutnya, ​PKG Sekolah akan dimulai pada Tahun Ajaran Baru, yaitu Juli 2025. Sasaran program ini mencakup seluruh peserta didik dan anak usia sekolah yang tidak bersekolah, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK.

“Pelaksanaan program ini telah melalui beberapa tahapan, termasuk simulasi pada bulan Maret-April 2025, evaluasi dan sosialisasi pada bulan Mei 2025, serta simulasi serentak dan mobilisasi pada Juni 2025,” beber Kapus Yusna, Senin 25 Agustus 2025.

Kapus Yusna juga memaparkan data mengenai masalah kesehatan yang sering dialami anak usia sekolah dan remaja di Indonesia.

Beberapa masalah yang disentil antara lain:

​Gizi: Satu dari enam anak usia 13–15 tahun mengalami obesitas.

​Kebersihan Diri: Hanya satu dari dua anak usia 10–19 tahun yang mencuci tangan dengan benar.

​Aktivitas Fisik dan Perilaku Tidur: Mayoritas (82%) anak usia 13–15 tahun tidak aktif secara fisik dan satu dari tiga peserta didik kurang tidur.

​Perilaku Berisiko: Terdapat kasus anak usia 10–14 tahun yang merokok.

​Kesehatan Mental dan Emosional: Satu dari sepuluh peserta didik berusia 13–17 tahun mengalami depresi atau kecemasan.

​Kesehatan Reproduksi: Terdapat ribuan anak usia di bawah 19 tahun yang sudah menikah pada tahun 2023.

Secara detail, kata dia, jenis pemeriksaan yang akan dilakukan disetiap jenjang sekolah yakni:

​SD (7–12 tahun):
Pemeriksaan meliputi status gizi, kesehatan mata, telinga, gigi, skrining anemia, dan tes fisik lainnya.

​SMP (13–15 tahun):
Pemeriksaan mencakup status gizi, kesehatan reproduksi (khusus putri), kesehatan gigi, dan skrining penyakit menular seperti HIV dan tuberkulosis.

​SMA (16–17 tahun):
Selain pemeriksaan rutin seperti status gizi dan kesehatan mata, juga dilakukan skrining HIV, Hepatitis B, TBC, dan pemeriksaan kesehatan reproduksi.

“​Agenda kick off ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan untuk memastikan anak-anak dan remaja di Kecamatan Paguyaman atau khususnya yang berada di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bongo Nol, tumbuh sehat dan produktif,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *