ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – UPTD Puskesmas Bongo Nol terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan mini lokakarya lintas sektor yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Mei 2025, dengan fokus pada isu gizi, kesehatan lingkungan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Tuberkulosis (TBC), dan penyakit menular lainnya.
Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., mengatakan bahwa mini lokakarya ini merupakan forum penting untuk menyatukan langkah antar-instansi dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan.
“Mini lokakarya lintas sektor ini kami gelar agar setiap persoalan kesehatan dapat ditangani bersama. Tidak hanya Puskesmas, tetapi juga pemerintah desa, kader posyandu, sekolah, serta tokoh masyarakat memiliki peran penting. Dengan duduk bersama, kita bisa menyamakan persepsi, membahas hambatan, sekaligus mencari solusi terbaik,” jelas Kapus Yusna.
Menurutnya, lokakarya ini juga menjadi wadah evaluasi dan perencanaan program.
“Kami meninjau capaian program kesehatan yang sudah berjalan dan menyusun strategi ke depan. Misalnya dalam penanganan gizi dan stunting, kami koordinasikan peran posyandu serta keluarga. Untuk TBC, kami dorong deteksi dini dan pengobatan tuntas. Sedangkan pada isu penyakit menular, kami tekankan pencegahan melalui edukasi masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, Kapus Yusna menekankan bahwa kesehatan masyarakat tidak bisa ditangani secara parsial.
“Keterlibatan lintas sektor sangat penting karena kesehatan menyentuh banyak aspek kehidupan. Dengan kolaborasi yang solid, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat bisa berjalan lebih menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.












