Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahKesehatanPemda Boalemo

Puskesmas Bongo Nol Lakukan Skrining Kesehatan Jiwa untuk Siswa SDN 29 Paguyaman

17
×

Puskesmas Bongo Nol Lakukan Skrining Kesehatan Jiwa untuk Siswa SDN 29 Paguyaman

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Sebagai bagian dari program pemantauan kesehatan mental anak usia sekolah, UPTD Puskesmas Bongo Nol melaksanakan Skrining Kesehatan Jiwa bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 di SDN 29 Paguyaman, Rabu 26 November 2025.

Tim promkes hadir langsung ke sekolah untuk melakukan penilaian dini terkait kondisi psikologis dan perilaku siswa melalui instrumen skrining yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan skrining dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penjelasan kepada siswa mengenai tujuan pemeriksaan, kemudian dilanjutkan dengan pengisian formulir skrining yang didampingi oleh petugas.

Proses berjalan tertib dan disambut antusias oleh pihak sekolah, yang menilai kegiatan ini sangat penting untuk memantau kesehatan mental peserta didik.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., skrining kesehatan jiwa bertujuan mendeteksi sejak dini gejala stres, kecemasan, gangguan perilaku, maupun hambatan emosi yang dapat memengaruhi proses belajar siswa.

“Hasil skrining nantinya akan menjadi dasar untuk tindak lanjut, baik melalui konseling, pendampingan, maupun rujukan bila dibutuhkan,” beber Kapus Yusna.

Selain melakukan skrining, kata dia, petugas juga memberikan edukasi ringan kepada siswa tentang cara menjaga kesehatan mental, termasuk manajemen emosi, pentingnya komunikasi dengan guru atau orang tua, serta menghindari perilaku perundungan (bullying).

“Guru-guru di SDN 29 Paguyaman menyambut baik edukasi tersebut karena dinilai membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman,” terang Kapus Yusna.

Dijelaskan Kapus Yusna, skrining kesehatan jiwa merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menciptakan generasi muda yang sehat secara fisik maupun mental.

“Melalui kegiatan ini, puskesmas berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan sekolah dalam memantau dan meningkatkan kesejahteraan psikologis anak-anak di wilayah Paguyaman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *