ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau menegaskan bahwa bambu petung akan menjadi salah satu komoditas ekonomi baru yang dikembangkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sosialisasi kepada masyarakat Desa Huwongo dan Desa Polohungo yang digelar di Aula Kantor Desa Huwongo, Kecamatan Paguyaman, Senin 24 November 2025.
“Bambu petung ini punya nilai jual tinggi. Ke depan, bambu ini akan dikembangkan secara besar-besaran di Boalemo dan pemerintah akan menyiapkan pabrik pengolahannya,” beber Bupati Rum di hadapan para peserta sosialisasi.
Baca Juga: Pemda dan BAZNAS Boalemo Salurkan Bantuan Rp11,5 Juta untuk Korban Kebakaran di Patoameme
Dijelaskan Bupati Rum, bambu petung merupakan program strategis pemerintah daerah untuk memberikan sumber pendapatan baru bagi petani.
Menurutnya, bambu petung dapat diolah menjadi berbagai produk pengganti kayu seperti kusen dan material bangunan dengan beragam ukuran.
Semua proses pengolahan tersebut, kata dia, akan dilakukan melalui pabrik yang direncanakan berdiri di Kabupaten Boalemo.
“Bambu petung ini akan diproses menjadi berbagai macam produk berkualitas. Bahkan bisa menggantikan fungsi kayu, asalkan melalui pengolahan pabrik,” jelas Bupati Rum .
Baca Juga: Kominfo Boalemo Gelar Sertijab, Roni Taningo Siap Lanjutkan Program Strategis
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah akan menyalurkan bibit bambu petung kepada seluruh masyarakat. Bupati Rum optimistis dalam empat tahun mendatang para petani sudah bisa menikmati hasil dari bambu tersebut.
“InsyaAllah pemerintah akan memberikan bibit kepada seluruh masyarakat. Empat tahun kemudian, bambu ini akan mulai menghasilkan dan dapat dinikmati para petani,” ungkapnya.
Melalui program budidaya bambu petung ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap tercipta peluang ekonomi baru yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.












