Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahKesehatanPemda Boalemo

Yusna Sebut Monitoring Posyandu Penting untuk Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

17
×

Yusna Sebut Monitoring Posyandu Penting untuk Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., saat melaksanakan giat Monev Posyandu di Anggrek 2, Dusun Dulamayo, pada Kamis, 12 Juni 2025.
Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., saat melaksanakan giat Monev Posyandu di Anggrek 2, Dusun Dulamayo, pada Kamis, 12 Juni 2025.

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Yusna Lamatowa, S.Tr., Keb., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi (Monev) kegiatan posyandu menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya usai melaksanakan giat Monev Posyandu di Anggrek 2, Dusun Dulamayo, pada Kamis, 12 Juni 2025.

“Melalui Monev ini, kami ingin memastikan bahwa kegiatan posyandu benar-benar berjalan sesuai standar. Artinya, setiap balita, ibu hamil, maupun masyarakat umum yang datang mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, mulai dari penimbangan, pemeriksaan tumbuh kembang, hingga imunisasi,” ungkap Kapus Yusna.

Menurutnya, Monev Posyandu merupakan kegiatan normatif yang dilakukan secara berkala oleh Puskesmas untuk mengawasi jalannya pelayanan di lapangan.

“Kami tidak hanya memantau pencatatan dan pelaporan kegiatan, tetapi juga melihat langsung keterlibatan kader, ketersediaan sarana, serta respons masyarakat. Semua ini penting untuk menjaga mutu pelayanan,” beber Kapus Yusna.

Dirinya menambahkan, kegiatan tersebut juga diikuti dengan pendampingan dan penguatan kapasitas kader posyandu.

“Kami memberikan arahan teknis agar kader lebih terampil dalam melakukan penimbangan, pencatatan gizi, maupun memberikan edukasi sederhana kepada masyarakat. Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di desa,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi terhadap peran serta masyarakat Dusun Dulamayo dalam mendukung jalannya kegiatan posyandu.

“Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan program. Dengan hadirnya orang tua balita, ibu hamil, serta kelompok usia produktif di posyandu, maka upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan bisa lebih maksimal,” kata Kapus Yusna.

Ia berharap Monev yang rutin dilakukan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat peran posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

“Harapan kami, posyandu benar-benar menjadi tempat yang dipercaya masyarakat, sehingga kesehatan ibu, anak, dan seluruh keluarga di wilayah kerja Puskesmas Bongo Nol dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *