Example 728x250
BeritaDaerahDPRDDPRD Provinsi Gorontalo

Komisi III Deprov Gorontalo Respon Cepat Aspirasi Warga, Anas Jusuf Dorong Penanganan Abrasi Bertahap

4
×

Komisi III Deprov Gorontalo Respon Cepat Aspirasi Warga, Anas Jusuf Dorong Penanganan Abrasi Bertahap

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo dari fraksi PAN, Ir. H. Anas Jusuf, M.Si., mendorong penanganan abrasi pantai dilakukan secara bertahap sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang diserap melalui kunjungan lapangan di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Hal tersebut disampaikan Anas saat memberikan keterangan terkait agenda Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo yang turun langsung meninjau kondisi di lapangan guna memastikan persoalan abrasi dapat ditangani secara tepat.

Menurut Ketua DPW PAN Provinsi Gorontalo ini, kunjungan tersebut merupakan respon atas aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan saat dirinya melakukan pertemuan dengan warga di Desa Tapadaa.

“Kami turun ini karena adanya aspirasi dari masyarakat. Saat saya berkunjung sebelumnya di Desa Tapadaa, persoalan ini disampaikan langsung, sehingga saya mengajak seluruh anggota komisi untuk melihat secara langsung kondisi yang ada,” ujar Anas, Jumat 24 April 2026.

Dijelaskan Anas, langkah tersebut dilakukan agar usulan pembangunan penahan atau pemecah ombak yang akan diajukan dapat memperoleh dukungan penuh dari seluruh anggota dewan, sekaligus memperkuat dasar pengambilan kebijakan.

Lebih lanjut, Anas mengakui bahwa usulan tersebut belum dapat direalisasikan pada tahun anggaran berjalan, mengingat seluruh program dan penganggaran telah ditetapkan sebelumnya.

“Untuk tahun ini memang belum bisa direalisasikan karena program sudah berjalan. Namun, untuk tahun depan kami akan berupaya mencari sumber-sumber pembiayaan agar penanganan ini bisa mulai dikerjakan,” beber Anas.

Anas menegaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan, sehingga pelaksanaan penanganan abrasi direncanakan akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan yang tersedia.

“Kita akan upayakan secara bertahap. Yang penting ada langkah awal dalam penanganan, khususnya pembangunan pemecah ombak sebagai upaya mengurangi dampak abrasi,” ungkap Anas.

Terkait realisasi program, Anas menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengakses berbagai sumber pembiayaan agar program tersebut dapat masuk dalam rencana pembangunan tahun berikutnya.

“Kami akan mencoba mencari dukungan anggaran, baik melalui kementerian, PUPR, maupun balai terkait, sehingga program ini bisa direalisasikan,” pungkasnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penanganan abrasi pantai secara berkelanjutan serta memberikan perlindungan bagi wilayah pesisir, khususnya masyarakat di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *