Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahPemda Boalemo

Pemda Boalemo Perkuat Ketahanan Air Bersih Lewat Penyusunan Dokumen RISPAM 2026–2046

10
×

Pemda Boalemo Perkuat Ketahanan Air Bersih Lewat Penyusunan Dokumen RISPAM 2026–2046

Sebarkan artikel ini
Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen RISPAM oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Boalemo yang berlangsung di Cabana Resort Bolihutuo, Rabu 13 Mei 2026.
Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen RISPAM oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Boalemo yang berlangsung di Cabana Resort Bolihutuo, Rabu 13 Mei 2026.

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) memperkuat upaya mewujudkan ketahanan air bersih melalui penyusunan Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kabupaten Boalemo Tahun 2026–2046.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Paparan Pendahuluan Penyusunan Dokumen RISPAM yang berlangsung di Cabana Resort Bolihutuo, Rabu 13 Mei 2026.

Agenda tersebut menjadi tahapan awal dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi pengembangan sistem penyediaan air minum di Kabupaten Boalemo selama 20 tahun ke depan, guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas, berkelanjutan, dan merata.

Paparan pendahuluan dibuka melalui sambutan Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Boalemo, Supandra Nur. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa ketersediaan air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor kehidupan, terutama kesehatan.

Menurutnya, tantangan penyediaan air bersih harus menjadi perhatian bersama mengingat dampak yang ditimbulkan dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat secara luas.

“Permasalahan krisis air, baik dari sisi jumlah atau debit maupun kualitas air, khususnya di lingkungan masyarakat padat penduduk, akan memberikan dampak buruk yang cepat dan sangat mempengaruhi aspek kehidupan lainnya, terutama kesehatan masyarakat,” ujar Supandra Nur.

Dijelaskan Supandra, sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana air minum, Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas PUPRPKP melaksanakan penyusunan Dokumen RISPAM Tahun 2026-2046 sebagai instrumen perencanaan strategis pembangunan sektor air minum di daerah.

Penyusunan dokumen tersebut melibatkan tenaga ahli dari CV. Ethnic Konsultan. Sebelumnya, Kabupaten Boalemo juga telah memiliki Dokumen RISPAM yang disusun pada tahun 2020 sebagai dasar pengembangan sistem penyediaan air minum di wilayah tersebut.

Penyusunan RISPAM 2026–2046 dilaksanakan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, yang menjadi pedoman dalam perencanaan dan pengembangan layanan air minum bagi masyarakat.

Dalam paparan pendahuluan tersebut, sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian utama. Di antaranya kualitas 15 sumber air baku yang masuk kategori tercemar ringan, kondisi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dulupi lama yang mengalami kerusakan, rendahnya tingkat penggantian meter air pelanggan, serta infrastruktur jaringan distribusi yang sebagian besar telah melampaui usia teknis operasional.

Berbagai temuan tersebut menjadi bahan kajian dalam penyusunan dokumen guna menghasilkan perencanaan yang lebih tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan penyediaan air minum di masa mendatang.

Melalui penyusunan Dokumen RISPAM Kabupaten Boalemo Tahun 2026-2046, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap dapat menghadirkan perencanaan yang komprehensif sebagai acuan pengembangan sistem penyediaan air minum yang lebih optimal, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga di Kabupaten Boalemo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *