ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – UPTD Puskesmas Bongo Nol berkomitmen memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SDN 16 Paguyaman, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.
Kegiatan yang diawali dengan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat imunitas anak sejak dini sekaligus mencegah berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Bdn. Sri Utami Sumarji, S.S.T., mengatakan bahwa program BIAS merupakan salah satu langkah strategis dalam menjaga kesehatan peserta didik agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Menurutnya, pemberian imunisasi pada anak usia sekolah tidak hanya bertujuan memberikan perlindungan terhadap penyakit tertentu, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Melalui program BIAS, kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal. Karena itu, sebelum pelaksanaan imunisasi, kami juga melakukan sosialisasi agar bisa memahami manfaat serta pentingnya imunisasi bagi anak,” beber Kapus Sri, Senin 14 September 2026.
Dijelaskan Kapus Sri, keterlibatan sekolah menjadi faktor penting dalam menyukseskan program tersebut. Sinergi yang baik antara tenaga kesehatan dan pihak sekolah, dinilai mampu meningkatkan cakupan imunisasi sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
“Melalui pelaksanaan BIAS yang berkelanjutan, kami berharap perlindungan kesehatan anak di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bongo Nol semakin optimal. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan siap menjadi penerus pembangunan di masa depan,” pungkas Kapus Sri.
Pelaksanaan BIAS di SDN 16 Paguyaman berlangsung dengan tertib dan lancar. Tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Bongo Nol melakukan pelayanan imunisasi sesuai prosedur serta memberikan pendampingan kepada para siswa selama kegiatan berlangsung.
Selain pemberian imunisasi, petugas kesehatan juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta membiasakan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat bagi kesehatan peserta didik. Kehadiran tenaga kesehatan di sekolah juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.












