ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan petugas bagi seluruh Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Boalemo Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi agar seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dapat berjalan lancar.
Pesan tersebut disampaikan Lahmuddin saat secara resmi melepas JCH Kabupaten Boalemo dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh haru. Pelepasan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memberikan doa dan dukungan kepada masyarakat Boalemo yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
Dalam sambutannya, Lahmuddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang tahun ini memperoleh kesempatan menjadi tamu Allah SWT. Dirinya berharap seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
“Menjalankan ibadah haji merupakan panggilan mulia dari Allah SWT. Saya berharap seluruh jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti seluruh arahan petugas demi kelancaran pelaksanaan ibadah,” beber Lahmuddin, Senin 11 Mei 2026.
Selain menjaga kondisi fisik, Lahmuddin juga mengingatkan jamaah untuk menjaga sikap dan nama baik Kabupaten Boalemo serta bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Menurutnya, kesempatan menunaikan ibadah haji hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat rasa persaudaraan antarsesama jamaah.
Tak hanya itu, Lahmuddin pun mengingatkan seluruh jamaah agar dapat mengikuti setiap arahan dan ketentuan yang diberikan oleh petugas haji. Hal tersebut dinilai penting mengingat para jamaah akan menjalani berbagai rangkaian ibadah dalam kondisi lingkungan dan situasi yang berbeda dengan kehidupan sehari-hari di daerah.
Prosesi pelepasan JCH Kabupaten Boalemo tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, keluarga jamaah, serta masyarakat.












