Example 728x250
BeritaDaerahPemda BoalemoPeristiwa

Camat Botumoito Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah dan Waspadai Dampak Musim Kemarau

0
×

Camat Botumoito Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah dan Waspadai Dampak Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kecamatan Botumoito mendorong penguatan kebersamaan, kepedulian sosial dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu kehidupan warga.

Pesan tersebut disampaikan langsung Camat Botumoito, Nurhalim Iyabu, S.Ap., dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kecamatan Botumoito.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhalim mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesabaran, persaudaraan, kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama, memiliki relevansi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Melalui perayaan Maulid Nabi yang penuh berkah ini, marilah kita terus memperkuat persatuan dan kebersamaan, menjaga silaturahmi serta kerukunan,” ujar Nurhalim, Senin 24 Agustus 2026.

Dirinya menegaskan, semangat kebersamaan tersebut menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pembangunan di Kecamatan Botumoito agar tercipta lingkungan yang aman, damai dan penuh keberkahan.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Camat Botumoito juga meneruskan imbauan Pemerintah Kabupaten Boalemo terkait kondisi musim kemarau yang saat ini perlu mendapat perhatian bersama.

Nurhalim menyebutkan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo, sejumlah wilayah di daerah tersebut mulai mengalami dampak kekeringan dan krisis air bersih.

“Di Kecamatan Paguyaman sudah ada enam desa yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Kecamatan Paguyaman Pantai dan Kecamatan Mananggu juga mengalami kondisi yang sama,” jelasnya.

Di tengah kondisi tersebut, Kecamatan Botumoito hingga saat ini patut bersyukur karena belum terdapat desa yang dilaporkan mengalami krisis air bersih.

Namun, Nurhalim mengingatkan agar kondisi tersebut tidak membuat masyarakat lengah. Ia meminta seluruh masyarakat tetap waspada dan bersama-sama menjaga ketersediaan sumber air, sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran selama musim kemarau.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati mengimbau kepada kita semua yang ada di Kecamatan Botumoito untuk berhati-hati dan tetap waspada dalam menghadapi musim kemarau,” katanya.

Nurhalim secara khusus meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Menurutnya, kondisi cuaca yang kering dapat meningkatkan risiko api dengan cepat menjalar dan berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kepada seluruh masyarakat diharapkan untuk tidak sembarangan membakar sampah, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kebakaran yang pada akhirnya mengganggu aktivitas masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *