Example 728x250
Berita

Dukcapil Boalemo Hadirkan Inovasi “Sehati di Rumkit”, Akta Kelahiran Terbit Langsung di RSIB

22
×

Dukcapil Boalemo Hadirkan Inovasi “Sehati di Rumkit”, Akta Kelahiran Terbit Langsung di RSIB

Sebarkan artikel ini

ETNIK MEDIA.ID, BOALEMO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Boalemo menghadirkan inovasi pelayanan publik bertajuk “Sehati di Rumkit” (Setelah Lahir Terbit Akta Bayi di Rumah Sakit), yang memungkinkan penerbitan akta kelahiran dilakukan langsung di RSIB tanpa harus ke kantor Dukcapil.

Kepada Etnik Media.Id Kepala Dinas Dukcapil Boalemo, Teguh Jatmika, menjelaskan bahwa inovasi ini hadir sebagai solusi atas kendala jarak dan akses yang selama ini dirasakan masyarakat, khususnya pasien persalinan yang ditanggung BPJS.

“Selama ini, setelah melahirkan, orang tua harus mengurus akta kelahiran dan kartu keluarga ke Dukcapil di Tilamuta. Ini cukup memberatkan, apalagi bagi warga prasejahtera. Dengan inovasi ini, semua proses bisa dilakukan langsung di rumah sakit,” ujar Kadis Teguh, Senin 13 April 2026.

Baca Juga: Bupati Rum Pastikan Seleksi Sekda Boalemo Transparan dan Berbasis Kinerja

Dijelaskan Kadis Teguh, melalui program tersebut, Dukcapil menempatkan satu petugas khusus di RSIB yang bekerja sama dengan tenaga medis, khususnya bidan. Setiap bayi yang lahir langsung difasilitasi proses administrasi kependudukannya. Data dikirim ke Dukcapil untuk diproses, kemudian hasilnya dalam bentuk digital dicetak menjadi akta kelahiran dan kartu keluarga di rumah sakit.

Tak hanya bagi bayi baru lahir, kata dia, layanan ini juga mencakup pasien lain yang belum memiliki dokumen kependudukan. Petugas RSIB akan berkoordinasi dengan Dukcapil agar seluruh kebutuhan administrasi pasien dapat segera dipenuhi tanpa harus datang langsung ke kantor.

Inovasi “Sehati di Rumkit” telah memiliki dasar hukum melalui Surat Keputusan Bupati Boalemo Nomor 01447/1/2026. Meski peluncuran resminya masih direncanakan pada 17 April 2026 atau bertepatan dengan momentum Hari Kartini 21 April 2026, implementasinya sudah mulai berjalan sejak awal April.

Baca Juga: Tutup Festival Ketupat Tapadaa, Anas Tekankan Peran Karang Taruna dan Pariwisata Lokal

Ditegaskan Kadis Teguh, program ini menjadi bagian dari komitmen Dukcapil dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan membahagiakan.

“Yang terpenting bukan seremoni, tapi manfaat yang langsung dirasakan masyarakat. Inovasi ini akan terus kami evaluasi dan kembangkan agar berkelanjutan,” tegasnya.

Ke depan, Dukcapil Boalemo juga berencana mengembangkan inovasi lain, seperti pelayanan akta perkawinan berbasis kerja sama dengan lembaga keagamaan, guna mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *