Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahPemda Boalemo

Wujudkan Keluarga Sejahtera, Pemkab Boalemo Intensifkan Pelayanan KB Gratis Bagi Masyarakat

10
×

Wujudkan Keluarga Sejahtera, Pemkab Boalemo Intensifkan Pelayanan KB Gratis Bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Pemerintah Kabupaten Boalemo mengintensifkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tahun 2026.

Kegiatan hasil kemitraan IBI dan BKKBN tersebut berlangsung sejak akhir April hingga Mei 2026.

Pelayanan KB serentak difokuskan pada layanan kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non-MKJP di fasilitas kesehatan, klinik, serta Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) yang terdaftar dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA) BKKBN.

Program ini bertujuan meningkatkan kesertaan ber-KB guna mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas menuju Generasi Emas 2045.

Puncak kegiatan dilaksanakan serentak di seluruh fasilitas kesehatan se-Kabupaten Boalemo. Untuk pelaksanaan perdana, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo memusatkan kegiatan di Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Selasa 12 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dimonitoring langsung oleh Kepala Bidang KBK3 DPPKBP3A Boalemo, Riandy Bakari bersama tim BKKBN Provinsi Gorontalo.

Desa Saritani dipilih karena merupakan salah satu desa terjauh di Kabupaten Boalemo sekaligus memiliki jumlah dusun terbanyak, yakni 25 dusun. Lokasi ini menjadi prioritas dalam upaya pemerataan akses pelayanan kesehatan dan keluarga berencana.

Pelayanan KB gratis menyasar pasangan usia subur dan peserta KB pasca persalinan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kontrasepsi, khususnya MKJP. Selain pelayanan, masyarakat juga mendapatkan penyuluhan terkait pentingnya perencanaan keluarga.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menekan angka unmet need atau kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi, terutama bagi pasangan yang ingin menjarangkan atau menghentikan kehamilan tetapi belum menggunakan alat kontrasepsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *