ETNIKMEDIA.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo mengambil langkah strategis berskala nasional dalam memperkuat sektor agribisnis dan ketahanan pangan daerah.
Hal tersebut dibuktikan dengan adanya penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemda Boalemo dengan PT Berdikari (Persero), anak usaha holding BUMN pangan ID FOOD, terkait pengembangan Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi di Kabupaten Boalemo. Penandatanganan penting ini dilangsungkan di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis 11 Juni 2026.
Kerja sama strategis tersebut dihadirkan untuk membangun ekosistem peternakan ayam yang modern, efisien, dan berkelanjutan di Boalemo, mencakup rantai pasok dari hulu hingga hilir guna mendongkrak kesejahteraan peternak rakyat serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Boalemo, Rum Pagau, yang hadir langsung dalam penandatanganan tersebut, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor riil dan menciptakan nilai tambah ekonomi di tengah masyarakat.
“Dengan adanya hilirisasi terintegrasi bersama PT Berdikari, kita tidak hanya sekadar menjual ayam hidup, tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai produk olahan seperti nugget, sosis, atau daging beku. Ini akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat Boalemo,” beber Rum.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Berdikari menyatakan komitmen penuh perseroan untuk mendukung pengembangan potensi peternakan lokal di Boalemo. Melalui penyediaan teknologi terkini, akses permodalan, serta jaminan pasar, pihaknya ingin memastikan peternak rakyat mampu bersaing secara kompetitif.
“Boalemo memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang besar. Melalui skema Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), kami ingin memastikan bahwa peternak rakyat dapat bersaing di pasar nasional dengan standar kualitas yang tinggi,” kata Dirut PT Berdikari.
Adapun ruang lingkup kerja sama dalam MoU ini mencakup empat pilar utama, yakni:
- Pengembangan Klaster Peternakan: Pembangunan kandang modern dan fasilitas pendukung di beberapa kecamatan prioritas.
- Pendampingan Teknis: Pelatihan manajemen pemeliharaan, kesehatan hewan, dan penerapan biosekuriti bagi peternak.
- Hilirisasi Produk: Pembangunan unit pengolahan hasil (UPH) skala kecil-menengah untuk produk olahan siap konsumsi.
- Pemasaran Terintegrasi: Pemanfaatan jaringan distribusi PT Berdikari dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Implementasi proyek strategis ini direncanakan mulai bergulir pada kuartal III tahun 2026 dengan melibatkan ratusan peternak rakyat di sentra-sentra produksi.
Langkah progresif ini sekaligus selaras dengan arahan nasional dalam mempercepat hilirisasi pangan untuk mengurangi ketergantungan impor dan menjaga stabilitas harga. Melalui sinergi ini, Kabupaten Boalemo optimis bertransformasi menjadi salah satu lumbung protein hewani terdepan di wilayah Sulawesi.












