ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – UPTD Puskesmas Bongo Nol menggelar pelatihan pengelolaan depot air minum isi ulang yang melibatkan delapan pemilik depot air minum di wilayah kerjanya. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Bongo Nol sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pengelola depot terhadap pentingnya menjaga kualitas dan keamanan air minum yang dikonsumsi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Bdn. Sri Utami Sumarji, S.ST., menekankan bahwa pengelolaan depot air minum isi ulang tidak hanya berkaitan dengan aktivitas usaha dan pelayanan kepada konsumen, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap kesehatan masyarakat.
Menurutnya, air minum yang dikonsumsi masyarakat harus memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga setiap pengelola depot perlu memahami standar kebersihan, sanitasi, serta tata cara pengolahan dan penyimpanan air yang benar.
“Kualitas air minum tidak cukup hanya dilihat dari kejernihan, warna, maupun rasanya. Sebab, air yang tampak bersih belum tentu terbebas dari pencemaran mikrobiologis yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila dikonsumsi,” ungkap Kapus Sri, Selasa 3 November 2026.
Oleh karena itu, lanjut Kapus Sri, pemilik depot diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan konsumen, tetapi juga konsisten menerapkan prinsip higiene sanitasi dalam setiap tahapan pengelolaan, mulai dari sumber air baku, proses pengolahan, kebersihan peralatan, hingga pengisian dan penyimpanan galon.
Pelatihan ini menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pemilik depot agar semakin memahami pentingnya standar pengelolaan air minum yang aman. Dengan demikian, keberadaan depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Bongo Nol diharapkan dapat memberikan pelayanan yang tidak hanya mudah dijangkau masyarakat, tetapi juga memenuhi aspek kesehatan dan keamanan konsumsi.












