Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahKesehatan

Hadiri Evaluasi SPM Bidang Kesehatan, Kapus Sri Sampaikan Dukungan Penguatan Mutu Pelayanan

×

Hadiri Evaluasi SPM Bidang Kesehatan, Kapus Sri Sampaikan Dukungan Penguatan Mutu Pelayanan

Sebarkan artikel ini

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Penguatan pelayanan kesehatan masyarakat tidak hanya diukur dari terselenggaranya berbagai program kesehatan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh pelayanan dasar sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal tersebut menjadi bagian penting dalam agenda Evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Tingkat Kabupaten Boalemo Tahun 2026 yang dihadiri Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Bdn. Sri Utami Sumarji, S.ST. Agenda tersebut turut dihadiri Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, S.ST., M.Kes.

Evaluasi ini menjadi momentum strategis bagi jajaran pemerintah daerah dan pengelola fasilitas pelayanan kesehatan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan urusan kesehatan telah memenuhi target pelayanan dasar yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.

Dalam konteks penyelenggaraan pelayanan kesehatan, Standar Pelayanan Minimal bukan sekadar indikator administratif maupun laporan pencapaian program. Lebih dari itu, SPM merupakan instrumen untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak atas pelayanan kesehatan dasar sesuai standar, tanpa terkendala oleh kondisi sosial maupun kemampuan ekonomi.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Bdn. Sri Utami Sumarji, S.ST., kehadirannya dalam agenda tersebut menjadi bagian dari keterlibatan jajaran fasilitas pelayanan kesehatan dalam proses evaluasi dan penguatan penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Kabupaten Boalemo.

“Bagi Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, pencapaian SPM membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan sarana dan prasarana, ketepatan pendataan sasaran, serta koordinasi lintas sektor agar pelayanan dapat menjangkau seluruh kelompok masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Kapus Sri, Jumat 6 November 2026.

Dijelaskan Kapus Sri, selain mengukur capaian, evaluasi SPM juga memiliki arti penting dalam mengidentifikasi berbagai kendala pelaksanaan program di lapangan.

“Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan, sehingga kesenjangan antara target pelayanan dan kondisi riil masyarakat dapat ditangani melalui langkah yang lebih terarah,” beber Kapus Sri.

Melalui agenda evaluasi tingkat kabupaten tersebut, diharapkan seluruh jajaran pelayanan kesehatan, termasuk UPTD Puskesmas Bongo Nol, semakin memperkuat koordinasi dan komitmen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan dasar yang merata, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sebab, keberhasilan SPM bidang kesehatan pada akhirnya tidak hanya tercermin dalam angka pencapaian laporan, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang memperoleh pelayanan kesehatan secara tepat, bermutu, dan sesuai standar.