ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan, didorong melalui kegiatan Sosialisasi dan Kampanye Penggerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat Tingkat Kabupaten Boalemo Tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Bongo IV, Kecamatan Paguyaman, Kamis 17 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif sektor kesehatan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tidak hanya berorientasi pada pengobatan ketika sakit, tetapi juga menjadikan pencegahan penyakit sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Kepala UPTD Puskesmas Bongo Nol, Bdn. Sri Utami Sumarji, S.ST., bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak semata-mata ditentukan oleh ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan maupun tenaga medis, tetapi juga sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kesadaran menjaga kesehatan perlu dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, dengan membiasakan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air bersih, serta menerapkan kebiasaan mencuci tangan pakai sabun,” ungkap Kapus Sri.
Dirinya menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit kardiovaskular yang kerap berkembang tanpa menunjukkan gejala pada tahap awal.
“Melalui penguatan edukasi kesehatan, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa mencegah penyakit jauh lebih baik daripada menunggu kondisi kesehatan memburuk hingga membutuhkan penanganan medis,” beber Kapus Sri.
Lebih lanjut, Kapus Sri menjelaskan bahwa penggerakan masyarakat untuk hidup sehat membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga keluarga. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pesan kesehatan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dan menjadi kebiasaan di tengah kehidupan masyarakat.
Kegiatan di Desa Bongo IV ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung program pembangunan kesehatan Kabupaten Boalemo Tahun 2026.
“Dengan demikian, kampanye hidup sehat diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu melahirkan perubahan perilaku yang berkelanjutan, sehingga masyarakat semakin mandiri dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. Sebab, masyarakat yang sehat bukan hanya mereka yang mendapatkan pelayanan ketika sakit, melainkan masyarakat yang memiliki kesadaran, kemampuan, dan kemauan untuk mencegah penyakit sejak dini,” tutupnya.












