Example 728x250
AdvertorialBeritaDaerahPemda Boalemo

Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Rum Pagau Kobarkan Semangat Persatuan Bangsa

×

Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila, Rum Pagau Kobarkan Semangat Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026.
Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026.

ETNIKMEDIA.ID, BOALEMO – Semangat kebangsaan dan nilai-nilai luhur ideologi negara bergemuruh di Alun-alun Tilamuta tatkala Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026.

Bupati Boalemo, Rum Pagau, tampil memimpin langsung jalannya apel kenegaraan sebagai inspektur upacara yang diikuti secara khidmat oleh jajaran Forkopimda, unsur TNI/Polri, ASN, tokoh masyarakat, pemuka agama, pelajar, serta ratusan warga setempat.

Peringatan tahunan yang mengangkat tema utama “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” ini dimanfaatkan oleh Pemkab Boalemo sebagai momentum strategis guna merefleksikan kembali peran penting ideologi negara dalam merekat keragaman sosial.

Dihadapan peserta upacara, Bupati Rum Pagau yang membacakan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengajak seluruh elemen masyarakat Boalemo agar senantiasa menjadikan Pancasila sebagai nafas kehidupan sehari-hari, bukan sekadar pajangan simbolik.

“Pancasila adalah jiwa bangsa. Kita harus menghidupkannya dalam setiap interaksi, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga bermasyarakat. Nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial harus menjadi budaya kita,” Ungkap Bupati Rum.

Tidak hanya berfokus pada kerukunan domestik, Bupati Rum juga menyoroti dimensi global dari nilai-nilai Pancasila. Dirinya memaparkan bahwa semangat kemanusiaan dan musyawarah yang terkandung di dalamnya turut memberikan sumbangsih moral bagi terciptanya perdamaian dunia, termasuk melalui rekam jejak aktif Indonesia dalam misi internasional di bawah naungan PBB.

Rangkaian upacara yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung penuh khidmat, ditandai dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih serta kumandang lagu-lagu nasional.

Diakhir penyampaiannya, Bupati Rum berharap, masyarakat semakin teguh menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam membangun daerah yang harmonis dan berdaya saing.